Pemuda Bedas Yakin MK Tolak Gugatan Sengketa Pilbup Bandung

Ketua Pedas Rifki Fauzi bersama Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna saat diskusi Pemuda Bedas, Senin (22/2/21). by Pedas

SOREANG— Surat Keputusan KPU Kabupaten Bandung Nomor 258/PL.02.6-Kpt/3204/Kab/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Tahun 2020 dalam Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Tahun 2020, menyatakan Pasangan Calon Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan (Paslon Bedas) sebagai paslon yang meraih suara tertinggi.

Akan tetapi tahapan tidak berjalan lancar dengan adanya gugatan Perselisihan hasil Pilkada (PHP) Kabupaten Bandung dengan Nomor Perkara 46/ PHP.bup-XIX/2021 yang diajukan Paslon Kurnia Agustina – Usman Sayogi yang berdampak terhadap agenda pelantikan Paslon terpilih.

Koordinator Relawan Pemuda Bedas (Pedas) Rifki Fauzi optimis Mahkamah Konstitusi (MK) akan menjalankan tugasnya dengan baik dan objektif. Menurut Rifki sangat tidak mungkin MK memenangkan gugatan tersebut.

“Dengan menghormati Majelis Hakim MK, kita yakin 99,99  persen proses gugatan pihak pemohon tidak dapat diterima atau dimenangkan” kata Rifki dalam rilisnya, Selasa (23/2/21).

Rifki yang juga merupakan founder Volunteer Of Change Kabupaten Bandung ini menambahkan ada dua indikator yang menjadi penguat sehingga gugatan ini tidak dapat diterima atau dimenangkan.

Pertama, selain dari bukti dan dalil yang lemah, permintaan pemohon pun tidak logis dan irasional. Kedua, perolehan suara Paslon Bedas sebanyak 928.602 (56,01 persen), unggul jauh dibanding dua paslon lainnya.

“Ini juga menjadi bukti bahwa masyarakat Kabupaten Bandung yang merupakan pemilik kedaulatan tertinggi memberikan mandat kepada pasangan Bedas untuk memimpin penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Bandung,” tandas Rifki. **

 

 

 

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *