Pengamanan Pilkada Bergeser ke TPS

Bupati Dadang Naser saat bertindak selaku Pembina dalam Apel Pergeseran Pasukan Operasi Mantap Praja Lodaya dalam rangka Pengamanan Pilkada Serentak 2020 Tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti Soreang, Selasa (8/12/2020).

SOREANG–Bupati Bandung H. Dadang M. Naser mengimbau seluruh jajaran pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung, untuk melakukan langkah-langkah efektif dan efisien dalam mendisiplinkan masyarakat.

“Lakukan pembinaan dan imbauan terhadap berbagai komunitas, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Antara lain memakai masker, manjaga jarak, rajin mencuci tangan dan menjauhi kerumunan,” ucap Bupati Dadang Naser saat bertindak selaku Pembina dalam Apel Pergeseran Pasukan Operasi Mantap Praja Lodaya dalam rangka Pengamanan Pilkada Serentak 2020 Tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti Soreang, Selasa (8/12/2020).

Bupati, ”Semoga Pilkada 2020 aman, damai dan sehat”

Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, dalam arahannya bupati menyampaikan 7 petunjuk Kapolda Jabar, antara lain niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah, tetap jaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan, dan jaga netralitas selaku aparat keamanan.

“Lakukan penggalangan kepada paslon, tokoh parpol dan tim pemenangan untuk ikut meredam adanya kerumunan massa. Kemudian lakukan deteksi dini dengan memetakan titik-titik kerawanan secara tepat, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, bangun kepercayaan publik dengan meyakinkan masyarakat bahwa pelaksanaan pilkada aman dari covid-19,” imbuh bupati.

Dalam pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bandung, terdapat 6.876 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Seluruh petugas yang terdiri dari Polri, TNI dan Bantuan Kendali Operasi (BKO) akan berpatroli dan menjaga keamanan di masing-masing wilayah, desa dan lokasi TPS.

“Kita semua berharap, pilkada berjalan dengan lancar. Baik secara administrasi maupun protokol kesehatan, sehingga pilkada terlaksana dengan aman, damai dan sehat, serta melahirkan pemimpin berkualitas di masa yang akan datang,” harap Dadang Naser.

Sementara itu Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan menyebutkan, untuk pengamanan TPS pada tahap pencoblosan tanggal 9 Desember nanti, pihaknya menurunkan sekitar 1.500 personel. Sementara di masa tenang seperti saat ini, diturunkan sekitar 800 personel.

“Tentu kami mendapat back up dari TNI, pemda dan instansi terkait. Sedangkan 272 TPS di Kecamatan Margaasih, wilayah pengamanan oleh Polres Cimahi, sampai saat ini koordinasi terus dilakukan,” terang Kapolresta. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *