Perbaikan Irigasi Nyomplong Terganjal COVID-19

NGAMPRAH– Irigasi yang berada di Kampung Nyomplong RT 04/12 Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kondisinya saat ini rusak berat.

Padahal, irigasi tersebut sangat penting untuk mengairi hektaran sawah di dua desa. Tak ayal, masalah itu yang kerap dikeluhkan para petani lantaran selalu gagal panen.

“Kalau tak kunjung ada perbaikan ratusan hektare sawah di dua desa terancam kekeringan,” ujar Engkos Hidayat petani di Kampung Nyomplong, Sabtu (31/10/2020).

Tak mau disalahkan dengan kondisi irigasi yang rusak dibiarkan, Kepala Bidang Pengairan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), KBB Anang angkat bicara.

Anang mengklaim sudah mengukur irigasi tersebut, dan saat ini sedang dalam gambar rencana.

“Insya Allah dilaksanakan perbaikan secepatnya,” ujar Anang saat dihubungi melalui pesan singkat Whatsapp.

Anggota DPRD KBB Komisi III DPRD KBB, Iwan Ridwan mengatakan, sudah dianggarkan dalam APBD murni 2021 untuk perbaikan di Desa Mandalasari Kulon dan Mandalawangi.

“Asalnya tahun ini 2020 dikarenakan adanya COVID-19 jadi tertunda kegiatannya,”ujar Iwan.

Iwan juga mengatakan, anggaran 2019 ada tiga usulan perbaikan irigasi. “Alhamdulilah sudah terlaksana yaitu pengerukan Irigasi Citapen-Kaum, irigasi Warung Tiwu dan Warung Jambe,” tandasnya. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *