Cililin

Perekaman e-KTP, Rubuan Warga Serbu Desa Mandala Wangi

PROGRAM: Kepala Desa Mandalawangi Peronika didamping suami yang juga anggota DPRD KBB Fraksi PDIP Iwan Ridwan secara simbolis saat menyerahkan akta kelahiran kepada warga di Kantor Desa Mandala Wangi Cipatat dalam program jemput bola adminitrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil KBB, Kamis (2/11/2017).

CIPATAT- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdikcapil) Kabupaten Bandung Barat menargetkan perekaman
Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) rampung di tahun ini. “Tinggal 60 ribu lagi perekaman e-KTP ditargetkan selesai akhir tahun ini,” ujar Petugas Perekaman e-KTP Disdukcapi, l Indra Sugianto ditemui di Desa Mandala Wangi, Kecamatan Cipatat, Kamis (2/11/2017). Perekaman e-KTP dengan sistem jumput bola pada Oktober sudah mencapai 20 desa. Petugas melakukan perekaman e-KTP di desa selama 2 hari. “Selain perekaman e-KTP kami juga melayani pembuatan akte kelahiran dan kartu keluarga secara cuma-cuma,” sebutnya. Sementara itu, perekaman e- KTP, pencetakan akta kelahiran, dan pembuatan kartu keluarga di Desa Mandalawangi cukup membludak. Perekaman e-KTP di desa tersebut ditargetkan untuk 900 warga. Sedangkan pembuatan akte kelahiran sebanyak 250 dan kartu keluarga sebanyak 200.

Perekaman e-KTP ini sebagai pelaksanaan visi dan misi Kepala Desa Mandalawangi yakni pelayanan adminitrasi kependudukan cepat dan mudah.

“Ini bukti keseriusan saya apa yang dijanjikan dalam kampanye terdahulu bisa dilaksanakan,” ujar Kepala Desa Mandalawangi Cipatat, Peronika.

Terlaksananya program jemput bola adminitrasi kependudukan, selain bekerjasama dengan Disdukcapil juga bekerjasama dengan perangkat desa, RT dan RW serta dorongan dari Anggota DPRD KBB, Fraksi PDIP Iwan Ridwan. “Oleh karena itu saya ucapkan terima kasih atas kerjasama, saya juga memohon maaf kepada masyarajat akibat pelayanan kurang maksimal ke depan program ini bisa berkelanjutan dan ditingkatkan kembali,” tuturnya. Anggota DPRD KBB Fraksi PDIP, Iwan Ridwan mengapresiasi kegiatan tersebut. “Walau bagaimana pun masyarakat merindukan sosok pemimpin yang bisa mengatasi kesulitan masyarakat di antaranya dalam pelayanan adminitrasi kependudukan tersebut,” tuturnya. Iwan yang merupakan suami dari Kepala Desa Mandala Wangi untuk terus menciptakan program keberpihakan kepada masyrakat untuk kemajuan desa. Asep Nanadar warga setempat mengaku bersyukur dengan program jemput bola adminitrasi kependudukan yang digelar Disdukcapil bekerjasama dengan Desa Mandala Wangi. “Setidaknya saya enggak usah jauh-jauh datang ke Pemkab Bandung Barat,” ungkapnya. Nandar pada kesempatan itu mengurus akta keliharan anaknya. “Alhamdulilah bisa cepat selesai,” tandasnya. (wie)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close