Perlunya Perda Tentang Guru Madrasah

Oleh

Anggota DPRD KBB Fraksi Golkar, Dadan Supardan. ft dok ragam daerah.

TUJUAN pendidikan madrasah adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia unggul yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, serta sehat jasmani dan sehat rohani.

Selain itu, menselaraskan dengan perkembangan ilmu pengetahuan umum agar lebih berinovasi, cakap, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab.

Nah, tugas yang dipikul oleh seorang guru madrasah itu sangat mulia yakni menciptalan manusia unggul yang memiliki equibrium antara ilmu, iman, dan berakhlak mulia.

Sehingga perjuangan seorang guru madrasah adalah untuk menyeimbangkan pribadi manusia antara jasmani dan rohani, menguatkan hubungan manusia dengan Sang Khalik dan hubungan manusia dengan manusia lainnya juga hubungan manusia dengan alamnya.

Oleh karena itu, seorang guru madrasah dituntut untuk terus mengembangkan wawasannya baik wawasan pengetahuan agamanya, berkarakter, memiliki akhlak mulia dengan beriman, dan berprilaku baik.

Hal tersebut untuk terciptanya generasi masa depan bangsa yang unggul, dan berkarakter dan berjiwa manusia ke-Islaman dan ke-Indonesiaan.

Namun sangat disayangkan, antara tugas dan tanggung jawab yang di emban begitu berat oleh seorang guru madrasah honorer ini, tidak berbanding lurus dengan gajih bulanan yang di dapat guna memenuhi kebutuhan hidupnya.

Oleh karena itu, menurut Saya menjadi hal yang sangat mendesak untuk segera dibuat sebuah peraturan daerah tentang guru mandarasah.

Apalagi kita masih dalam suasana memperingati hari guru nasional dan sejalan pula dengan salah satu visi Bandung Barat adalah religius, yaitu masyarakat Kabupaten Bandung Barat diharapkan memiliki dan terikat dengan nilai-nilai, norma, semangat dan kaidah agama.

Nilai, norma dan semangat keagamaan ini harus senantiasa menjiwai, mewarnai dan menjadi ruh atau jiwa bagi seluruh aktivitas kehidupan, termasuk pembinaan sumberdaya manusia, penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan, dan pelaksanaan pembangunan. (Dikutip dari buku visi Bupati KBB).

Kehidupan bermasyarakat di Bandung Barat dijalankan dengan tetap menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan hidup beragama, serta berbhineka tunggal ika.

Sejalan dengan salah satu visi Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat di atas, guru madrasah memiliki peran dan sumbangsih yang sangat strategis dan signifikan dalam mendukung program visi tersebut terutama dari aspek pendidikan yang berbasis keagamaan.

Ini penting dalam menanamkan kesadaran dan mencerdaskan kehidupan anak didik yang di landasi ketauhidan, akhlak yang mulia dan memiliki ketaqwaan terhadap Allah SWT. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *