Pimpinan Pontren Raudlatul Ulum Minta FPP Jadi Mediator Percepatan Program Pesantren

MD. Ubaydillah di dampingi H Mustofa Hilmy bersama Seken FPP KBB. Ft istimewa

PARONGPONG— Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum menyambut baik program Forum Pondok Pesantren  (FPP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam sosialisasi Peraturan Mentri Agama (PMA) No 30 Tahun 2020.

“Hadirnya FPP semoga menjadi mediator percepatan program-program pesantren dan diperhatian dari pemangku kebijakan terutama pesantren yang sedang merintis,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, KH. MD. Ubaydillah di Parongpong, Minggu (28/2/2021).

Bukti dukungan itu, KH. MD. Ubaydillah mempersilakan pontrennya dipakai untuk sosialisasi dan menjamu makanan untuk tamu undangan yang hadir.  Pihaknya mendukung penuh adanya road show FPP untuk mendata ulang keberadaan pesantren.

Seperti diketahui, Peraturan Mentri Agama (PMA) No 30 Tahun 2020 terus disosialisasikan Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Bandung Barat (KBB), nampaknya menjadi angin segar bagi legalitas pesantren di KBB.

Bagaimana tidak, jika sebelum adanya   PMA No 30 Tahun 2020, Nomor Statistik Pesantren (NSPP) masa aktifnya hanya 5 tahun. Namun dengan PMA No 30 Tahun 2020 menjadi  Piagam Statistik Pesantren (PSP), dan izinnya seumur hidup. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *