PADALARANG– Wakil Ketua DPRD KBB Fraksi Gerindra, Pipih Supriati mengatakan, fraksinya belum menyetujui rencana penyertaan modal BUMD PT PMgS Rp 75 miliar.

“Kalau pun ada pernyataan dari Pak Sundaya mengatasnamakan fraksi mungkin secara pribadi, tidak masalah. Masalahnya kami di fraksi belum bicara apa-apa mengenai itu atas nama lembaga,” kata Pipih yang juga Ketua DPC Partai Gerindra KBB kepada redaksi, Selasa (11/8/2020).

Koordinator Komisi II ini mengatakan, dirinya sempat melontarakan penolakan rencana penyertaan modal BUMD PT PMgS di dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD KBB. “Di banmus sempat melontarkan penolakan, mayoritas fraksi pun hampir semuanya menolak,” sebutnya.

Ponolakan tersebut, kata Pipih, dirinya meminta kejelasan dahulu dari pihak BUMD soal arah kebijakan Pemda Bandung Barat terkait bisnis baru yang akan dijalankan BUMD PT PMgS. Apakah arah pengembangan BUMD ini bidang air atau bidang lain.

“Orientasinya harus jelas dulu mau pengembangan usaha atau profit oriented. Kalau untuk kepentingan masyarakat saya welcome saja,” katanya.

Pipih pun meminta, pihak BUMD jangan langsung meminta kembali penyertaan modal, namun yang paling utama adalah merevisi perda pendirian BUMD terlebih dahulu.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Fraksi Gerindra DPRD KBB, Sundaya menyetujui dengan penyertaan modal BUMD PT PMgS. “BUMD mitra kerja kami. Ya kalau mau maju dan produktif harus ada penambahan modal,” kata Ketua Fraksi Gerindra, Sundaya belum lama ini. ***

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *