Politik

Pj Bupati Serius Tanggapi Surat Delapan Fraksi

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif. ft istimewa

RAGAM DAERAH– Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif serius menanggapi surat yang dilayangkan delapan Fraksi DPRD KBB. Orang nomor satu di KBB ini berjanji bakal mendalami persoalan tersebut. Sebelumnya, delapan Fraksi DPRD KBB melayangkan surat kepada Pj Bupati prihal sikap Kepala Bapedalitbangda yang dianggap mangkir dalam rapat juga dianggap arogan.

“Kita sudah terima surat usulan 8 fraksi DPRD dan sedang dalami,” ujar Arsan Latif kepada wartawan usai Rapat Paripurna DPRD KBB, baru-baru ini.

Arsan menepis hubungan eksekutif dan legislatif terjadi kerenggangan buntut sikap Kepala Bapedalitbangda. “Secara kelembagaan hubungan jabatan antara eksekutif dan legislatif baik-baik saja,” tegasnya.

Pihaknya memilih fokus menyelesaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 senilai Rp3 triliun lebih. “Kita optimis semua organisasi perangkat daerah (OPD) bisa mencapai target dan yang paling penting fokus untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, delapan Fraksi DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) minta Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif segera mengevaluasi kinerja Kepala Bapedalitbangda, Rini Sartika. Mereka sepakat membubuhkan tanda tangan untuk berkirim surat kepada Pj Bupati agar segera mengevaluasi kinerja Kepala Bapedalitbangda.

Delapan fraksi tersebut yakni Ketua F-PKS Iman Budiman, F-PDIP H Rahmat Mulyana, F-Gerindra Sundaya, F-Golongan Karya Dadan Supardan, F-PKB H Ade Wawan, F-Demokrat Pither Djuandys, F-PAN K Wahyu, dan F-Nasdem H Didin Rachmat. “Kami dari Fraksi PKB mendesak Pj Bupati segera mengevaluasi kinerja Kepala Bapedalitbangda,” ujar Wendi Sukmawijaya Frakasi PKB kepada wartawan di Hotel Kamboti Bandung, Jumat 24 November 2023.

Menurut Wendi, evaluasi tesebut perlu dilakukan Pj Bupati kepada anak buahnya agar terjaga keharmonisan antara eksekutif dan legislatif. “Kami minta tiga hari Pak Pj Bupati segera mengevaluasi. Jika tidak dilakukan terpaksa kami akan berkirim surat kepada Kemendagri,” tegas Wendi.

Wendi juga menyebutkan, evaluasi itu lantaran sikap Kepala Bapedalitbangda kurang beretika di depan forum rapat dengan DPRD.

Gabungan Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Bandung Barat terpaksa melayangkan surat kepada Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif terkait kinerja Kepala Bapedalitbangda, Rini Sartika.

Kepala Bapelitbangda, Rini Sartika dianggap telah manggkir tiga kali saat rapat pembahasan bersama dewan.

Isi surat tersebut, jika Kepala Bapedalitbangda KBB, Rini Sartika telah mangkir tiga kali berturut-turut tanpa alasan pada rapat laporan evaluasi dan progresis, KUA PPAS 2024, dan pembahasan RAPBD 2023 juga permasalah lainnya.

“Betul kami gabungan fraksi-fraksi meminta kepada Pj Bupati Bandung Barat untuk mengevaluasi dan menindaklanjuti kinerja saudara Rini Sartika sebagai Kepala Bapedalitbangda dengan melibatkan Inspektorat daerah dan BKPSDM,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD KBB, Sundaya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top