Padalarang

PPP Malu-malu “Kucing”

Ketua DPC PDIP KBB, Abubakar mengundang Ketua DPC PPP KBB, Samsul Ma’ arif makan siang untuk membahas koalisi di pilkada 2018.

PADALARANG- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih malu-malu kucing mengakui berkoalisi dengan PDIP KBB menjelang Pemilukada 2018. Pertemuan antara elit PPP dengan Ketua DPC PDIP KBB Abubakar kemarin (Senin, 19/9/17), dibantah merupakan kesepakatan berkoalisi.

“Kita katakan untuk koalisi tidak bisa hari ini. Kita hanya silaturahmi. Kita belum deal, kita baru ikhtiar berkoalisi,” tutur Ketua Umum DPC PPP KBB Samsul Ma’arif pada wartawan, Selasa (19/9/17) di Gedung DPRD KBB Jalan Raya Padalarang.

Ia juga mengatakan, koalisi dengan partai lainnyapun masih dinamis. Jika ada frame yang sama, bisa saja tanpa PDIP.

Namun secara historis PPP memang pernah bersama-sama dengan PDIP. Baik di tingkat nasional maupun tingkat regional.

Khusus untuk KBB kata Samsul, koalisi dengan PDIP pernah terbangun. Pada saat Abubakar maju di Pemilukada tahun 2008, PPP bertindak sebagai pelopor membentuk koalisi KIBAR. Dan waktu itu pasangan SAE (Sasarengan Abubakar-Ernawan) menang. Kemudian pada Pemilukada tahun 2013 PPP berpisah dengan PDIP. “Cuma kita kalah,” ucapnya.

Meski demikian kecenderungan PPP untuk berkoalisi dengan partai bermoncong putih itu lebih kentara. Samsul mengungkapkan harapannya koalisi antara PPP, PKB dan PKPI yang berjumlah sembilan kursi itu digabung dengan PDIP.

” Mungkin koalisi bintang sembilan (istilah untuk koalisi PPP, PKB dan PKPI) nantinya ada titik temu dengan partai lainnya. Mungkin dengan PDIP,” ucapnya. (nie)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close