Proyek MCK Disdik KBB Terancam Dirobohkan Oleh Pemborongnya

 

istimewa
PROTES: Pemborong MCK SDN 1 Rajamandalan, Kecamatan Cikalongwetan, KBB Tete mengancam akan merobohkan kembali MCK tersebut gara-garanya Disdik KBB ogah membayar.

CIKALONGWETAN- Pembangunan pembuatan dua unit MCK di SDN 1 Rajamandala, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terancam dirobohkan kembali.

Gara-garanya, hingga saat ini Dinas Pendidikan KBB belum menandatangani dokumen pencairan yang disodorkan pihak pemborong CV Wahaya Ciptasara. “Sudah bolak balik ke dinas tapi belum juga ditandatangan. Nemui kepala dinas tidak ada terus,” ujar Direktur CV Wahana Ciptasara, Tommy Sujamto di Ngamprah, Kamis (31/5/2018).

Tetet–sapaan akrabnya mengatakan, jika semua prosedur sudah ditempuh. “Dokumen semua sudah tanda tangan tinggal persetujuan dari kepala dinas saja,” kata Tete.

Pekerjaan rehab dua kamar MCK dengan nilai proyek Rp 25 juta itu sudah selesai dari Desember lalu, namun hingga kini belum juga dibayar. “Saya sudah tiga kali saya dirugikan beberapa pekerjaan di disdik. Bagi saya tidak masalah, tinggal bongkar lagi saja pekerjaan yang sudah saya kerjakan,” katanya.

Dinas Pendidikan (Disdik) KBB pun sudah mengeluarkan surat perintah kerja (SPK) dengan nomor kontrak 027/16.66/32-SK/Kontruksi/Disdik/2017 dengan nilai kontrak Rp 24.850.000 yang sudah ditanda tangani oleh pejabat yang berwenang kepada CV Wahana Ciptasara.

Kepala Dinas Pendidikan, Imam Santoso hingga kini belum memberikan keterangan terkait persoalan tersebut. Saat ditelepon tidak aktif. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *