Puluhan Tiang MCP di Kota Cimahi Diduga tak Berizin

CIMAHI – Sebanyak 32 tiang Micro Cell Pole (MCP) yang berdiri di sejumlah titik di Kota Cimahi, diduga tidak memiliki izin. Ditambah lagi, sebagian posisi tiang tersebut berdiri di dekat kantor kelurahan dan di lingkungan kantor kelurahan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Cimahi, Barkah Setiawan, menilai keberadaan tiang pengganti itu menandakan lemahnya pengawasan dan ketegasan dari Pemerintahan Kota Cimahi.

“Saya rasa ini ada pembiaran,” kata Barkah, di Pendopo DPRD Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, Minggu (11/3/2018).

Pihaknya memantau, MCP ilegal tersebut telah berdiri sejak 2014 lalu namun, dibiarkan beroperasi tanpa mengantongi izin. Karena tak ada upaya dari pemerintah melakukan penertiban, Barkah pun menuding ada pihak dari Pemerintah Kota Cimahi yang bermain di belakangnya.

“Ini menjadi tamparan bagi pemerintah daerah termasuk DPRD, karena tiang itu berdirinya tidak tersembunyi, tapi kenapa didiamkan selama bertahun-tahun,” ungkapnya.

Menurut Barkah, pemerintah bukan  mempersulit investasi di Cimahi oleh berbagai pihak tetapi, sebaiknya para investor wajib menaati segala peraturan yang ada di Cimahi.

Jika eksekutif melalui dinas perizinan dan pendapatan serta penegak perdanya tidak berjalan dengan baik, kata dia, maka potensi berdirinya bangunan ilegal semacam tiang MCP, serta minimarket dan yang lainnya jelas akan semakin menjamur.

“Kalau dibiarkan, nanti yang ilegal didirikan seenaknya dan makin menjamur. Dengan begitu kita kehilangan banyak potensi pendapatan daerah,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya kasus seperti ini, alangkah baiknya berbagai laporan dari elemen masyarakat segera ditindaklanjuti baik oleh eksekutif maupun legislatif.

“Dalam waktu dekat ini kami (komisi I) akan segera melakukan sidak,” pungkasnya. (mon)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *