Rakerda Baznas Bahas Soal Kewajiban Zakat di KBB

PROGRAM: Rapat Kerja Naznas 2018 KBB membahas program kerja peningkatan ekonomi kerakyatan di Aula Gedung B Pemkab KBB, Kamis (19/5/2018).

NGAMPRAH- Peningkatan ekonomi rakyat ole Badan Zakat Nasional (Baznas) menjadi salah satu point penting yang dibahas dalam rapat kerja daerah (Rakerda) Baznas 2018 di Aula Gedung B Pemkab Bandung Barat, Kamis (19/4/2018).

Rakerda itu sendiri mengambil tema
“Memaksimalkan Peran Zakat untuk Memoderasi Kesenjangan, Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Menjadi Sumber Dana Pembangunan di Luar APBD Kabupaten Bandung Barat” yang dihadiri Kepala Kementerian Agama (Kemenag) KBB, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KBB, dan Asisten 2 Bidang Ekonomi Pembangunan KBB.

Kepala Kementerian Agama, Asel Ismail mengatakan, kewajiban zakat di masyarakat menjadi salah satu upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Bagaimana tidak, dengan zakat setidaknya bisa membantu masyarakat kecil dalam upaya memenuhi kebutuhan ekonomi.

“Saya berharap rakerda baznas ini menjadi penopang bagi pemerintahan daerah, Majelis ulama indonesia (MUI) dan Kemenag kabupaten Bandung Barat untuk bahu membahu menciptakan masyarakat Bandung Barat yang dzaki, ” ujar Asep.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH.M Ridwan, mengatakan bahwa zakat merupakan salah saru program MUI. “Sehingga dengan zakat kita bisa selamat di dunia akhirat,” tandasnya. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *