KBB R.A.D.A.R- Sudah cukup lama rumah milik Mimin (51) di Kampung Cibatu RW 03 RT 006 Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dalam kondisi rusak berat bahkan nyaris ambruk.

“Sudak diajukan sama kita berkali-kali melalui program rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni). Tapi sampai sekarang, belum juga mendapat bantuan. Makanya kita langsung datang ke sini (Pemda KBB),” ujar salah seorang tokoh warga setempat, Gintang Noviana (49) usai menemui pejabat Dinas Perumahan dan Permukiman (Pertakim) KBB di Komplek Perkantoran KBB-Mekar Sari Kecamatan Ngamprah, Selasa (29/8/2017).

Khawatir rumahnya ambruk, saat ini, keluarga Mimin tidak berani tinggal di rumahnya. Beruntung tetangganya berbaik hati, sehingga keluarga Mimin numpang di rumahnya.

Namun kondisi tersebut, tidak baik juga buat keluarga Mimin dan tetangganya tersebut. Karena mereka tinggal berdesak-desakan.

Mimin sendiri membawa suami dan dua anaknya tinggal di rumah tetangganya tersebut.

Beginilah kondisi rumah milik Mimin (51) di Kampung Cibatu RT 06/03, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, KBB yang nyaris ambruk.

“Harapan kita, Pemda membantu. Jadi kita ajukan melalui program rutilahu. Tapi ketika dicek di Pertakim (Dinas Perumahan dan Permukiman) kuota untuk Desa Cilame itu sudah habis.,” terangnya.

Meski demikian, Gintang tidak lekas putus asa. Dia tetap akan mendesak Pemda KBB agar segera membantu perbaikan rumah Mimin.

“Pokoknya saya berharap ada solusi buat mereka. Kasihan kalau dibiarkan terus menerus. Kalau anggarannya sudah tidak ada, bisa kan dari program lainnya,” tandasnya. (wie)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *