NGAMPRAH– Satgas Covid-19 Karang Taruna KBB menggulirkan program 20.000 masker. Program itu dibagikan kepada masyarakat di 16 kecamatan juga diperuntukan untuk 165 karang taruna desa.

Di samping pembagian masker, Satgas Covid-19 Karang Taruna KBB menysosialisasi surat tugas Geburnur Jawa Barat kepada seluruh karang taruna se-Jawa Barat sampai tingkat unit.

Surat itu meminta memverivikasi data penerima bantuan gubernur yang sampai saat ini masih belum selesai, sehingga menghambat turunnya bantuan tersebut.

“Seluruh unit karang taruna dilatih untuk menggunakan aplikasi sapa warga sehingga karang taruna unit bisa membantu memverifikasi data baru yang benar-benar berhak mendapatkan bantuan,” ujar Ketua Karang Taruna KBB, Ujang Rohman kepada redaksi, Minggu (26/4/2020).

Di samping itu, karang taruna diberikan tugas untuk membantu PKK dalam mendristibusikan gerakan nasi bungkus kepada masyarakat. Sasarannya kepada masyarakay yang tidak memiliki KTP dan perantau, juga tidak terdata oleh 8 pintu bantuan Covid-19. “Gubernur memastikan jangan sampai masyarakat Indonesia yang tinggal di Jawa Barat kelaparan,” katanya.

Hal lain yang disosialisasikan kepada pengurus kecamatan dan para ketua desa se-KBB, lanjut Ujro– sapaan akrabnya, adalah membentuk rumah singgah atau rumah isolasi bagi masyarakat yang memaksakan mudik. “Itu dilakukan untuk mencegah mata rantai penyebaran Covid-19 di KBB,” ungkapnya.

Pihaknya juga tengah mempersiapkan apabila nanti diperbantukan PT Pos dalam mendistribusikan bantuan, baik dari gubernur maupun kementrian sosial.

“Bagi kami semua pekerjaan itu adalah bagian dari tugas sebagai organisasi bergerak dibidang pementasan masalah sosial dan pada kasus covid-19 ini karang taruna harus menjadi garda terdepan membantu masyarakat,” tandasnya. ***

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *