Satpol PP Garuk 26 Anjal di KBB

DIGARUK: Satpol PP KBB menggaruk 26 anjal dalam operasi simpatik praja di pintu Tol Padalarang hingga Ciburuy pada Senin malam (23/4/2018).

NGAMPRAH- Dinas Satuan Polisi Pamong Pradja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menangkap 26 anak jalanan (anjal) hasil Operasi Simpatik Pradja Wibawa dari sekitar gerbang pintu tol Padalarang-Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Senin malam (23/4/18). Mereka ditangkap saat berkeliaran di sekitar jalan tersebut malam-malam mulai pukul 20.00-03.00 WIB dini hari Selasa (24/4/18).

Anak-anak yang berusia belasan tahun tersebut tidak hanya berasal dari daerah KBB saja. Namun ada beberapa orang diantaranya berasal dari daerah perbatasan KBB seperti Kabupaten Cianjur, Purwakarta bahkan Subang.

Kepala Dinas Satpol PP KBB Rini Sartika mengatakan, operasi tersebut merupakan upaya menjaga ketertiban dan ketentraman lingkungan. Terutama menjelang pelaksanaan Pemilukada Serentak serta menyambut bulan ramadhan tahun ini yang mengharuskan daerah dalam kondisi aman. “Kita menghindari adanya para pemalak, yang meresahkan masyarakat. Ketika mereka kita amankan, kedapatan sedang ngelem atau ngamen malam-malam di jalanan,” ujarnya, Selasa (24/4/18) di Ngamprah.

Dalam penanganan hasil operasi tersebut, pihaknya melibatkan pihak kepolisian setempat, Badan Narkotika Nasional (BNN), Dinas Sosial, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Karena yang tertangkap dalam operasi tersebut anak-anak di bawah umur.

Rini juga menyatakan hasil operasi tersebut tidak hanya anak laki-laki saja. Empat orang diantaranya, anak-anak perempuan yang masih belia. “Kita berikan dulu pembinaan supaya mereka kapok. Semalam kita juga cek urinenya oleh BNN. Tapi tidak kedeteksi karena yang mereka gunakan lem, spidol, bahkan korek api,” terangnya.

Sementara Kasi Pelayanan Sosial Anak dan Lanjut Usia Dinas Sosial Eddy Wardani mengatakan, tindakan selanjutnya bagi mereka yang berasal dari KBB akan diberikan tindakan lanjutan. “Kita undang mereka Hari Senin lusa untuk datang ke Dinsos. Kita akan arahkan mereka dalam kegiatan positif. Mau diam di panti atau mengikuti kegiatan lainnya. Kalau mereka serius, pasti datang Senin nanti,” ucapnya.
Namun bagi penduduk luar KBB pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *