Sekdakot Bandung Benny Bachtiar Ditolak, Ini Alasan Puluhan Ormas

 

ist
Puluhan ormas berkumpul menyatakan penolakan terhadap Benny Bactiar sebagai Sekda Kota Bandung, di Jalan RE Martadinatha Bandung, Senin (27/8/2018).

 

 

BANDUNG – Puluhan organisasi masyarakat (ormas) dan berbagai elemen masyarakat di Kota Bandung yang tergabung dalam Forum Peduli Bandung menolak keras keinginan Ridwan Kamil untuk menjadikan mantan pejabat Kota Cimahi, Benny Bachtiar sebagai Sekda Kota Bandung.

Penolakan tersebut disebabkan karena Benny disinyalir terindikasi terjerat masalah hukum selama menjabat Asisten Daerah di Pemkot Cimahi. Disamping itu, pemilihan Benny sebagai Sekda Kota Bandung juga diduga sarat akan unsur nepotisme.

“Benny dan Ridwan Kamil itu teman SMA. Jadi jelas ada indikasi KKN oleh Ridwan Kamil. Padahal dalam open bidding, Benny hanya menempati peringkat tiga,” ujar juru bicara Forum Peduli Bandung, Edi Laban dalam pernyataan sikap kepada wartawan di kawasan Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Senin (27/8/2018).

Edi mempertanyakan alasan Ridwan Kamil memilih Benny. Pasalnya, berdasarkan hasil open bidding (seleksi calon Sekda), masih ada dua calon Sekda yang memiliki kualitas lebih baik dari Benny Bachtiar.

“Jadi menurut kami, open bidding itu hanya akal-akalan saja. Kalau mau menunjuk Benny, kenapa harus ada open bidding. Ya sudah tunjuk saja langsung,” ujar dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kandar Karnawan, Ketua Kajian Hukum Monitoring Community. Menurut pria yang akrab disapa Aan itu, selain menimbulkan pertanyaan besar terhadap hasil open bidding, pemilihan Benny sebagai calon Sekda Kota Bandung juga telah mencederai tatanan birokrasi Kota Bandung.

Idealnya, sambung dia, Ridwan Kamil memilih calon Sekda berdasarkan hasil open bidding yang dilakukannya. Terlebih, dua calon dengan peringkat dua teratas merupakan birokrat Kota Bandung yang telah terbukti kinerjanya.

“Pemilihan Benny jelas-jelas mematikan tatanan birokrasi di Kota Bandung. Padahal selama ini para kepala dinas telah kerja keras membantu Ridwan Kamil yang memperoleh puluhan pengharhaan dan prestasi. Itu bukti konkret,” beber Aan.

Pemilihan calon Sekda dari luar Pemkot Bandung, menurutnya merupakan sebuah perjudian besar karena kinerja calon tersebut belum terbukti. Sementara, birokrat Kota Bandung sudah terbukti kinerjanya yang dibuktikan dengan puluhan penghargaan dan prestasi yang diraih Ridwan Kamil selama menjabat Walikota Bandung.

“Kami tidak mengusung siapa yang akan jadi sekda. Ini murni keprihatinan kami warga Kota Bandung. Apalagi saudara Benny ini terindikasi terjerat masalah hukum waktu menjabat di Pemkot Cimahi,” ungkapnya.(***)

 

 

 

 

 

 

 

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *