Selamat Jalan Sahabat Cecep Lege

 

CIPATAT-Ucapan belasungkawa mengalir dari para aktivis di Bandung Barat atas meninggalnya Cecep Tono alias Cecep Lege, Sabtu (10/6/2018) pukul 00.

Lege–begitu sapaan almarhum meninggal lantaran kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Raya Cipatat pukul 17.35 setelah mobil yang dikendarainya menabrak sebuah pohon di jalan raya tersebut.

Almarhum warga Kampung Pasir Borondong RT 03/11 Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, KBB sempat dilarikan ke Puskesmas Rajamnadala. “Pihak keluarga menganggap tidak apa-apa dibawa pulang ke rumahnya,” ujar Humas KSM GMBI Cipatat Cecep Suhendar, Minggu (11/6/2018).

Saat dibawa ke rumahnya, kondisi korban tak kunjung membaik. Oleh pihak keluarga dilarikan ke Rumah Sakit Karisma Cimareme sekitar pukul 01.15.

“Kemudian dirawat dan menunggu hasil rongsen hari senin, kemudian almarhum di bawa pulang lagi ke rumah puku 03:45,” sebutnya.

Keadaan korban semakin serius, pihak keluarga melarikan kembali ke Rumah Sakit Dustira untuk dirawat. Sekitar pukul 18: 15 ada rujukan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

“Hasil ronsenan dari RS Dustira terdapat darah yang menggumpal, makanya dilarikan lah ke RSHS, ketika masuk rencana akan di oprasi butuh darah 3 labu dengan keadaan korban tidak memadai,” tuturnya.

Kemudian, ada usaha khusus untuk menaikan kondisi membaik supaya bisa berjalan oprasi. “Tapi tak lama kemudian korban tidak membaik, dangan keadaan turun drastis dan menghembuskan nafas pada pukul 00:00 di RSHS,” tandas Cecep.

Sementara itu, sahabat korban, Jejen Syamsudin menduga penyebab kecelakaan itu lantaran almarhum kepikiran yang sebelumnya dutuding mencuri parsel oleh salah satu staf di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KBB. “Saya tahu persis kejadiannya, almarhum dituding mencuri parsel sehingga memicu kemarahan korban saat itu,” kata Jejen.

Karuan saja, sebut Jejen, dituding mencuri parael tak pelak keributan pun terjadi karena korban tidak terima. “Korban kepikiran terus dengan kejadian itu sepertinya, ya saya mendugaa itu yang menjadi pemicu kecelakan tersebut,” kata Jejen.

Kasatpol PP KBB, Rini Sartika mengatakan, tidak tahu soal kejadian jika almrhum sebelumnya dituding mencuri parsel. “Pas saya datang ke tempat kejadian sudah ada keributan, saya mencoba untuk melerainya,” sebut Rini.
(**)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *