NgamprahPemerintahanRagam Terkini

Sembako Siap Disalurkan Kembali, Bupati Minta Dinsos Jangan Masukan Ayam Beku

NGAMPRAH– Perpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di 7 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai tanggal 6-31 Mei 2020, warga di 7 kecamatan tersebut bakal menerima kembali bantuan sembako. 

Bekaca dari kejadian sembako yang berisi daging ayam tak layak konsumsi Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mewanti-wanglti Dinas Sosial tidak memasukkan ayam beku ke dalam bantuan tersebut. 

Orang nomor satu di KBB ini meminta dinsos mengganti komoditi daging ayam dengan jenis sembako yang lebih tahan lama. Kendati begitu, untuk komoditi sayuran dan buah-buahan tetap ada.

“Hasil rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pak Kejari dan Pak Kapolres juga minta ayam diganti dengan yang kuat lama sampai sebulan atau dua bulan,” kata Aa Umbara, Selasa (5/5/2020).

Setidaknya ada 7 kecamatan di KBB yang menerapkan PSBB yaitu, Lembang, Parongpong, Ngamprah, Batujajar, Cipatat, Cisarua, dan Padalarang.

Dari 7 kecamatan itu, ada 4.324 Kepala Keluarga (KK) yang akan menerima bantuan sembako selama perpanjangan PSBB. 

Terkait dukungan anggaran, Aa Umbara memastikan, KBB tak bakal kekurangan. Selain untuk sembako, anggaran untuk pengamanan dan kesehatan telah disiapkan. Total dana yang disiapkan Rp 225 miliar. 

 “Anggaran bantuan sosial tak perlu khawatir kita udah ada Rp225 miliar. Dana itu juga buat kesehatan, buat bantuan PSBB, pengamanan, dan banyak lagi,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Panja Percepatan Penangananan Covid-19 DPRD KBB juga telah mengingatkan Dinas Sosial untuk mengganti komoditi bantuan sosial (bansos) bagi warga PSBB, dengan tidak menyertakan ayam beku. Sebab, sempat ditemukan empat paket sembako berbau tidak sedap akibat terlambat didistribusikan. ****

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close