Seminggu Air Ngocor Cuman Sekali

Ketua Komisi IV DPRD KBB Ida Widianingsih bersama warga saat mendatangi Kantor PDAM Tirtaraharja di Cileutik Cimahi Utara, Sabtu (23/9/2017).

CISARUA-Ketua RW 02 Desa Jambudipa, Jajang Ruswan mengatakan, dalam seminggu air mengocor cuman satu kali dari PDAM Tirta Rahardja. Waktunya pun di batas dari pukul 23.00 hingga dini hari pukul 04.00. “Kalo ketiduran enggak kebagian air, bahkan anak saya kalo mau sekolah tidak mandi cukup cuci muka pake air galon,” katanya.

Setidaknya ada 300 warga di RW 02 Desa Jambudipa. Selama kekurangan air tersebut, warga harus minta air ke RW 17 yang mempunyai sumber mata air sendiri.

“Tiap tahun kondisinya seperti ini. Padahal di RW 03 yang lokasinya di atas air PDAM ngocor terus kan ini aneh,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua RT 02 Asep Suwanda mengatakan, keran bersama dari PDAM untuk warga kurang mampu debit airnya sudah mulai berkurang. “Keran umum dari PDAM, warga terkadang tidak kebagian karena airnya kurang, kami bingung kalo begini, karena di wilayah kami tidak ada sumber mata air lagi,” katanya.

Asep hanya meminta pembagian air yang adil dari pihak PDAM. “Kami tidak minta 24 jam air ngocor, ya minimal sehari 3 jam air tetap ngocor,” sebutnya.

Kondisi air tidak ngocor pun, pembayaran per bulan ke PDAM mesti dibayar. Bahkan jika telat bayar akan dikenakan denda Rp 15 ribu. “Rata-rata warga bayar sebulan Rp 200-300 ribu per bulan tergantung golongan pemakai, tapi ya rata-rata segitu,” sebutnya (wie)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *