Siapkan Rp 106 Miliar Bangun Tangki Air

CIMAHI- Menindaklanjuti permintaan dari PDAM Tirtaraharja, Pemerintah Kota Cimahi menegaskan siap membangun tanki air untuk menampung aliran air dari SPAM Gambung untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Cimahi bagian selatan.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), M. Nur Kuswandana, mengungkapkan rencana tersebut akan direalisasikan pada tahun 2019, mengingat proyek pembangunan SPAM Gambung saat ini terus dikebut.

“Tentunya sarana dan prasarana di Kota Cimahi harus siap ketika air tersebut dialirkan, salah satunya dengan membangun tanki penampungan ini,” ujar Nur, Minggu (1/4/2018).

Masih kata Nur, pihaknya membuat perhitungan perkiraan biaya pengembangan air minum di Kota Cimahi secara bertahap, terhitung pada tahun 2019 diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 106 miliar, termasuk untuk pembangunan tanki air di Leuwigajah.

“Biayanya memang sangat besar, mencapai Rp 106 miliar. Itu termasuk dengan pembebasan lahannya, membuat sambungan rumah baru, dan pembuatan jaringan distribusi utama dari Margaasih ke tanki penampungan,” katanya.

Dari SPAM Gambung sendiri, Cimahi akan menerima jatah 150 liter perdetik atau setara dengan 15 ribu sambungan rumah. Setidaknya, jumlah tersebut mampu menambah jumlah cakupan pelayanan air bersih.

Hingga tahun 2017, cakupan pelayanan air bersih di Kota Cimahi baru mencapai 68,24 persen, dengan rincian 76.900 sambungan rumah (SR) dengan jumlah penduduk sebanyak 365 ribu jiwa yang terlayani.

“Jadi masih sangat banyak jumlah warga yang belum menikmati air bersih. Dengan suplai dari SPAM Gambung itu, setidaknya, ada tambahan 15 ribu SR baru, dan semuanya harus dipersiapkan dengan baik,” jelasnya. (mon)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *