Sosialisasi P2S KPU KBB Jawab Keraguan Pengamat Politik Lokal

SOSIALISASI: KPU KBB saat menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara di Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, KBB, Minggu (6/5/2018). Simulasi ini sebagai target juga KPU sebanyak 77,5 persen partisipasi pemilih

LEMBANG- Ketua KPU KBB, Iing Nurdin menyebutkan, jika kegiatan pemilu bukan suatu yang baru bagi kita semua. Menurut Iing, sejak reformasi sudah beberapa kali pemilu diselenggarakan mulai dari 1999, 2004, 2009, 2014, dan 2019 nanti. “Begitu juga dengan pemilihan kepala daerah yang dimulai dari mulai 2005, 2010 dan di KBB dimulai dari 2008, 2013 dan itu sudah menjadi pengetahuan kita secara bersama-sama,” kata Iing dalam sambutannya diacara simulasi pemungutan dan perhitungan suara (P2S) Cagub/Cawagub Jabar dan Cabup/Cawabup KBB di Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Minggu (6/5/2018).

Kendati sudah beberapa kali digelar pemilu, kata Iing, masih menjadi sebuah pertanyaan, kenapa mesti harus ada simulasi pemungutan dan perhitungan suara (P2S) ? Tentunya sambung Iing, tujuan yang terpenting adalah kesiapan dari penyelenggara terkait dari proses pemungutan dan perhitungan suara. “Proses ini merupakan hilir dari semua tahapan yang telah dilaksanakan KPU, mulai dari pemuktahiran data pemilih, penetapan pasangan calon, tapan lain dan berujung pada tahapan pemungutan dan perhitungan suara,” jelas Iing.

Iing mengatakan, jika pemungutan dan perhitungan suara bisa dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, akan bisa meminimalisasi tuntutan dan gugatan dari masing-masing pasangan calon. “Simulasi ini juga untuk menjawab semua keraguan dari pengamat politik lokal di KBB dan pejabat yang masih terus mempertanyakan masalah sosialisasi yang dilaksanakan KPU dan rekan-rekan penyelenggara yang lainnya,” tutur Iing.

Kendati diakui Iing, upayanya melakukan sosilisasi belum maksimal, namun setidaknya itu sebagai upaya secara optimal dilakukannya secara terus menerus. “Tapi perlu kami sampaikan jika semua terlibat dalam tingkatan penyelanggara mulai dari KPU Kabupaten/kota, PPK, PPS dan agen sosialisasi itu upaya maksimal kami,” ungkapnya.

Pihaknya juga menegaskan, sosialisasi ini dalam rangka upaya target KPU pusat untuk sosialisasi peserta pemilih diangka 77,5 persen. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *