Sudah Lapuk, Jembatan Bambu Membentang di Waduk Saguling

 

Foto Budi Juliansyah
ASPIRASI: Warga RW 06 Desa Cicangkang Hilir, Kecamatan Cipongkor, KBB berharap ada bantuan perbaikan jembatan bambu yang sudah lapuk membentang di tengah-tengah ladang eceng gondok genangan Waduk Saguling.

CIPONGKOR- Hampir 25 tahun warga Rw 06 Desa Cicangkang Hilir, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) memanfaatkan jembatan penyebrangan yang terbuat dari bambu.

Jembatan itu panjangannya sekitar 250 meter membentang di tengah-tengah ladang enceng gondok di genangan Waduk Saguling menghubungkan Desa Cicangkang Hilir Cipongkor ke Desa Rancapanggung Kecamatan Cililin.

Jika melewari jalan raya, warga harus memutar arah sejauh 1 kilo meter untuk sampai ke Desa Rancapanggung.

“Jembatan ini menjadi jalur alternatif warga yang hendak pergi ke desa sebelah (Rancapangung, red),” ujar warga RW 06 Desa Cicangkang Hilir, Kecamatan Cipongkor, KBB, Ajat Dewa, 45, Sabtu (28/7/2018).

Ada sekitar 45 kepala keluarga menggunakan jembatan alternatif bambu tersebut untuk mengangkut hasil pertanian juga keperluan lainnya. Namun, kata Ajat, jembatan yang dibangun secara swadaya masyarakat itu, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. “Maklum terbuat dari bambu yang saat ini sudah lapuk, khawatir suatu saat bisa ambruk,” kata Ajat.

Selain kondisi jembatan yang sudah tua, warga mengaku khawatir melintas di tengah-tengah rimbunnya eceng gondok. “Kami khawatir muncul ular dari rimbunan eceng gondok ini,” sebut Ahmad, 35 seraya berharap, ada bantuan perbaikan dari pemerintah desa setempat ataupun pihak terkiat. (bud)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *