Tak Ada Biaya Berobat, Warga Rongga Mengidap Tumor Ovarium Terpaksa Dirawat di Rumahnya

Kiki Atin, 30, mengidap tumor ovarium. vidio istimewa

RONGGA– Kiki Atin, 30, warga Kampung Cibuluh, Desa Bojong Salam, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), hanya bisa terbaring di kasur rumahnya.

Perutnya yang terus membucit, Kiki tak leluasa untuk bergerak. Terkadang, dia mengalami sasak nafas karena perutnya yang terus membesar.

Kiki salah satu keluarga tidak mampu, diagnosis oleh dokter lantaran tumor ovarium.

Krabatnya, Asep Kurnia mengatakan, jika Kiki mulai sakit parah Januari 2021. “Sempat dirawat di rumah sakit Cibabat Cimahi karena tidak ada biaya harus pulang dan dirawat di rumah. Bahkan harus cek darah juga gak ada biaya, ya harus pulang akhirnya,” kata Asep.

Dia berharap, ada uluran tangan dari Pemkab Bandung Barat atau dermawan untuk kesembuhan kerabatnya tersebut.

Dikutif dari situs alodokter.com, Kanker ovarium merupakan kanker yang muncul di jaringan indung telur. Kanker ovarium lebih sering terjadi pada wanita pascamenopause.  

Hingga saat ini, penyebab terjadinya kanker ovarium belum diketahui dengan pasti. Namun, kanker ovarium lebih sering terjadi pada wanita lanjut usia (lansia) dan wanita yang memiliki keluarga dengan riwayat kanker ovarium.

Kanker ovarium yang terdeteksi pada stadium awal lebih mudah untuk diobati dibandingkan kanker ovarium yang baru terdeteksi setelah masuk stadium lanjut. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan berkala ke dokter kandungan setelah menopause. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *