Terancam Dipecat, PDIP Cimahi Sebut OTT KPK Walkot Ajay Personal

Wakil Ketua Bidang Hukum Politik dan HAM DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi, Achmad Gunawan. ft internet

CIMAHI– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Cimahi mengambil langkah pscaOTT KPK Walikota Cimahi, Ajay M Priatna. Ajay merupakan Ketua DPC PDIP Kota Cimahi.

“Secara kepartaian saya akan mengambil langkah normatif, positif, antisipatif agar partai ini tetap jaya,” ujar Wakil Ketua Bidang Hukum Politik dan HAM DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi, Achmad Gunawan kepada wartawan, Jumat (29/11/2020).

Kejadian OTT Ajay sangat disayangkan Agun. Dia menyebutnya, masalah personal walikota tidak mengatasnamakan lembaga. “Itu personal jangan membawa lembaga tapi ini pun praduga tak bersalah,” sebutnya.

Pihaknya juga akan mencari informasi valid terkait OTT KPK tersebut. “Kami akan memimpin rapat partai mencari informasi yang sebenarnya dan langkah program partai seperti apa,” katanya.

Agun mengaku, tidak bisa kontak langsung dengan Walkot Cimahi pascaOTT KPK. “Ajudan juga tertutup. Makanya saya datang langsung ke rumahnya,” katanya.

Mantan Ketua DPRD Kota Cimahi ini juga mengakui, akan berdampak terhadap partainya terutama kepercayaan dari masyarakat Kota Cimahi. “Harapannya berita ini hoax mimpi. Ya walau bagaimana pun berdampak terutama kepada masyarakat Kota Cimahi terutama partai. Makanya saya akan kembalikan kepercayaan terhadap partai bahwa kejadian ini jangan membawa lembaga tapi personalnya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono menghormati proses hukum yang dilakukan KPK. Pihaknya, menegaskan PDIP tetap konsisten memberikan sanksi kepada kader yang korupsi. “Kewenangan itu berada di tangan DPP. Bila sudah tersangka sanksinya pemecatan,” kata Ono. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *