Tiga ASN & 7 Pengusaha Diperiksa KPK di Polresta Cimahi

Foto ilustrasi dari internet



CIMAHI– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara maraton memeriksa tiga
aparatur sipil negara (ASN) dan tujuh pengusaha di Bandung Barat terkait dugaan korupsi di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dugaan terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) 2020 di Kantor Polres CImahi Jl Jend H Amir Machmud No333 Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Rabu (24/3/2021).

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, tim penyidik KPK memanggil mereka untuk dimintai keterangan seputar dugaan alur pengadaan bansos.

“Hari ini pemeriksaan saksi TPK terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid 19 pada Dinas Sosial Pemkab Bandung Barat tahun 2020, ” ujarnya.

Ia menyebutkan, mereka yang dipanggil eks Kepala Dinas Sosial, Heri Partomo, Bendahara Pengeluaran Dinsos KBB, Priyo Nugroho dan Kepala Seksi Pemberdayaan Fakir Miskin Dinsos KBB, Dian Suhartini.

Selain itu, pengusaha yang ikut diperiksa Asep Cahyadinata (Direktur Utama PT Jagat Dirgantara), Yusup Sumarna (Direktur CV Sentral Sayuran Garden City), Mochmad Yasin Akbar (Direktur CV Jayakusuma Cipta Mandiri), Denny Indra Mulyawan (wiraswasta), Hardy Febrian Sobana (karyawan CV Jaya Kusuma Ciptamandiri dan CV Satria Jakatamilung), Asep Saifudin (Direktur CV Satria Jakatamilung), dan Arlanda Ghazali Langitan (swasta).

Pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK tersebut tindak lanjut dari penyisiran ke sejumlah instansi dan kediaman para terduga pelaku untuk mencari barang bukti. Kemudian, tim penyidik kembali melakukan pendalaman kasusnya.***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *