NgamprahPolitikRagam Terkini

TPS Pasar Tagog Dipaksakan, Hak Pengguna Jalan Terampas

NGAMPRAH– Polemik Tempat Pasar Sementara (TPS) Tagog Padalarang terus menggelinding. Anggota Fraksi Gerindra Amung Makmur menolak relokasi tersebut. “Jangan di bahu jalan lah tidak elok lihatnya,” kata Amung, Rabu (5/8/2020).

Amung mengatakan, yang mesti bertanggungjawab jika terjadi dampak sosial pasar di bahu jalan adalah Disperindag dan pihak pemenang tender. “Sebelum terlanjur segera cari solusinya karena jelas akan berdampak sosialnya,” tuturnya.

Menurut Amung TPS Tagog bukan hitungan bulan tapi tahunan hingga revitalisasi rampung. “Hak pengguna jalan terampas kalau pasar pakai bahu jalan,” kata dewan asal Dapil 1 Padalarang ini.

Amung mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan aduan dari beberapa rw di Padalarang yang merasa keberatan dengan adanya TPS tersebut. “Pada ngadu ke saya. Jadi saya tegaskan untuk segera cari solusinya,” tandasnya.

Mengingat TPS berada di jalan nasional, Amung minta, jadi manakala dipaksakan harus dibangun di bahu jalan, pihak terkait harus meminta ijinnya ke Kementrian Perhubungan. ***

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close