Tulisan Populer

Anggota DPRI Dadang Naser Tengok Teknologi Budidaya Perikanan Bioflok di Graha Padalarang

Posted on Aug 18, 2025.

Caption: Anggota Komisi IV DPR RI, H. Dadang M. Naser saat meninjau Teknologi Budidaya Perikanan Bioflok di Graha Padalarang. Ft ist


RAGAM DAERAH-- Anggota Komisi IV DPR RI, H. Dadang M. Naser, menegaskan pentingnya pengembangan sektor pangan berbasis teknologi budidaya perikanan bioflok. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri undangan warga Graha Padalarang Indah RW30/RT04, Desa Padalarang, Minggu (17/8).

Sebelumnya, Dadang menghadiri upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kampung Cidadap, Desa Padalarang. Usai kegiatan, ia meninjau langsung budidaya ikan nila air tawar dengan sistem bioflok yang telah diinisiasi warga setempat.

“Ini luar biasa, karena sudah diinisiasi langsung oleh warga. Budidaya bioflok berbasis ikan nila menjadi salah satu upaya mewujudkan perumahan berbasis pangan. Pasarnya sudah ada, bahkan restoran siap menampung hasilnya. Ini mesti kita support dan apresiasi,” ujar Dadang.

Namun, Dadang menyoroti kendala lahan usaha yang kini terbengkalai akibat perusahaan terkait berhenti beroperasi. Ia berharap masalah itu segera diselesaikan agar pengembangan perumahan berbasis pangan dapat berjalan lebih tenang, profesional, dan berkelanjutan.

Politisi senior asal Bandung Barat ini menekankan, wilayahnya memiliki potensi pangan lengkap mulai dari peternakan hingga pertanian. “Kalau pemerintah daerah serius memperkuat anggaran pangan dan peternakan, Bandung Barat bisa jadi kabupaten juara pangan. Tinggal sinergi dengan dinas terkait,” tegasnya.

Dadang menilai, pengembangan bioflok tak hanya memperkuat ekonomi masyarakat, tetapi juga mendukung program nasional ketahanan pangan, pencegahan stunting, hingga program makan bergizi gratis (MBG). Ia pun berkomitmen menambah paket bioflok dengan bibit ikan dari Sukabumi maupun Subang.

Selain perikanan, ia mendorong peningkatan produksi sayuran serta pengembangan peternakan kelinci dan domba di Graha Padalarang Indah. “Dengan dukungan teknologi, SDM, dan fasilitas penunjang seperti sumur artesis bertenaga surya, ketahanan pangan Bandung Barat akan semakin kuat,” tutupnya. **

Jelajahi :