CAPTION: Inilah pejuang pemekaran KBB yang tergabung dalam KPKBB. ft ist
RAGAM DAERAH-- Sangat disayangkan 18 tahun Kabupaten Bandung Barat (KBab) berdiri namun tak memiliki arsip sejarah.
Salah seorang pejuang pemakaran Bandung Barat yang tergabung dalam Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KPKBB), Suhaemi Noor mengaku sudah berulang kali menawarkan pengarsipan sejarah pemekaran Bandung Barat dalam sebuah buku atau film dokumenter kepada Dinas Kearsipan dan Perpurtakaan Bandung Barat. "Coba cari ada tidak arsipnya di dinas arsip," ujar Suhaemi, Rabu 28 Mei 2025.
Menurut Helmi sapaan akrabnya, setiap sidang paripurna peringatan hari jadi KBB, yang dibacakan adalah sejarah singkat beberapa menit saja. "Padahal sejarah perjuangan pemekaran ini panjang setiap sidang paripurna peringatan HUT KBB dibacakan hanya beberapa menit saja," tuturnya.
Helmi mengungkapkan, beberapa kali konsultan datang untuk membuat arsip perjuangan pemekaran Bandung Barat. "Tapi tidak ada tindak lanjutnya lagi," katanya.
Helmi khawatir, jika Pemda Bandung Barat tidak segera mengarsipkan dalam sebuah buku, terancam punah. "Silakan saja mau versi pemda juga," ungkapnya.
Sejarah napak tilas itu, kata Helmi, harus segera diarsipkan Pemda Bandung Barat agar generasi selanjutnya bisa mengetahui. "Dari sembilan orang pendiri Bandung Barat tinggal tiga orang yakni saya, Asep Ado dan H Zaenal. Kami ingin sejarah pemekaran segera diarsipkan agar tidak kehilangan saksi sejarah," pungkasnya. ***