Beginilah kondisi Pasar Cimidi yang mesti dilakukan revitalisasi segera mungkin. ft ist
RAGAM DAERAH-- Para pedagang meminta agar dilakukan revitalisasi Pasar Cimindi yang kondisinya becek, sehingga menyurutkan para pembeli untuk berkunjung ke pasar. Tak hanya itu para pedagang juga berharap jika pembangunan Pasar Cimindi ini dilakukan dengan anggaran dari pemerintah, bukan dari investror swasta.
“Kami berharap jika pembangunan Pasar Cimindi dilakukan, sumber anggarannya berasal dari pemerintah, bukan dari investor swasta,” ungkap Koordinator Paguyuban Pedagang, Jefri saat sampaikan aspirasi kepada Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko saat melakukan sapa warga bersama masyarakat Kota Cimahi, Sabtu, akhir pekan kemarin.
Menurut dia, jika pembangunan Pasar Cimindi dilakukan oleh investasi dari swasta maka akan membebani berbagai biaya yang diminta dari para pedagang, sementara kondisi para pedagang di Pasar Cimindi dipandang tidak akan mampu mengeluarkan sejumlah biaya yang tidak sedikit ketika pasar sudah dibangun oleh pihak swasta.
“Jika pembangunan dilakukan oleh swasta maka beban biaya yang akan dikeluarkan oleh para pedagang akan semakin besar dibandingkan dengan biaya yang ditanggung pemerintah,” katanya.
Tak hanya soal pembangunan pasar, para pedagang juga mengeluhkan soal dampak dari program Makan Bergizi Gratis yang mengakibatkan penurunan omset para pedagang khsusunya ayam. Mereka meminta dari DPRD ada solusi untuk mengantisipasi hal tersebut.
“Kami juga meminta kepada dinas terkait agar ada variasi barang yang dipasarakan di beberaia tenant Industri Kecil dan Menengah (IKM), karena banyak pembeli disini yang membatalkan transksinya karena barang yang dicarinya tidak ditemukan di Pasar Cimindi,” papar seorang pedagang.
Menanggapi berbagai aspirasi dari para pedagang Pasar Cimindi tersebut, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko mengatakan, pihaknya sudah menyetujui adanya anggaran untuk perbaikan di pasar Cimindi tersebut, namun perbaikan baru bisa dilakukan untuk perbaikan sarana parkir depan saja.
“Saya baru mengetahui jika dana yang dialokasikan baru sebatas perbaikan sarana parkir, “ katanya.
Sementara terkait dengan kondisi pasar, variasi jenis barang dan kondisi pasar yang masih becek, Wahyu mengungkapkan, nanti para pedagang bisa melakukan audensi ke Komisi II bersma Dinas Perdagangan Koperasi dan Perindustrian (Disdagkoperin) agar ada solusi terbaik dari aspirasi yang disampaikan oleh para pedagang kepadanya.
“Para pedagang nanti bisa secara langsung berdiskusi dengan Komisi II dan Disdagkoperin sehingga akan dicarikan solusi dari kondisi yang ada di Pasar Cimindi ini,” ungkap Wahyu. ***