Walkot Ajay Bakal Naikan Anggaran Insentif Guru

CIMAHI– Pemkot Cimahi telah menganggarkan pemberikan insentif bagi para guru/tenaga pendidik yang bertugas di satuan pendidikan.

“Untuk PAUD tetap kita anggarkan cukup banyak juga. Memang tidak terlalu besar, karena jumlah pengajarnya banyak. Mudah-mudahan ke depannya bisa di tingkatkan,” ujar Walikota Cinahi, Ajay M Priatna saat meresmikan Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan Jamban pada Satuan Pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina Kota Cimahi, bertempat di Kampung Kihapit Jl. Kerkhof No. 323 RT.02/RW.09, Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi pada Selasa (27/10/2020).

Diakui ajay, hingga saat ini belum ada kepastian kapan fasilitas RKB tersebut dapat digunakan untuk pembelajaran tatap muka bagi para siswa didiknya.

Hal ini disebabkan oleh penambahan angka konfirmasi positif yang masih cukup tinggi di Kota Cimahi. Namun demikian, pihaknya mengklaim bahwa Pemkot Cimahi terus mempersiapkan sarana dan prasarana terkait untuk menopang pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka ke depannya.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan prasasti peresmian ruang kelas baru dan jamban oleh Wali Kota, penyerahan kunci ruang kelas baru dari Wali Kota kepada Kepala Sekolah TK Pembina dan pengguntingan pita ruang kelas baru.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ruangan yang telah dibangun sekaligus meninjau ruangan lain dan lingkungan di dalam area TK pembina oleh Wali Kota dan rombongan yang didampingi oleh kepala sekolah dan para guru.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Harjono mengatakan, kegiatan Pembangunan RKB dan Jamban pada TK Negeri Pembina Kota Cimahi tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun 2020.

Kegiatan ini juga selaras dengan salah satu Program Prioritas Wali Kota Cimahi untuk tahun 2012-2017 yaitu Pemberian Penambahan Fasilitas dan Insentif bagi Guru PAUD.

Terkait pemberian insentif bagi guru PAUD, Ia mengklaim bahwa hal tersebut sudah dilakukan pada tahun anggaran 2018, 2019 dan 2020 ini. Untuk tahun 2021 nanti rencananya pemberian insentif ini juga akan kembali diusulkan.

“Memang insentif guru PAUD itu ada di jenjang yang paling kecil,” katanya.

Jenjang tersebut, kata Harjono dari mulai PAUD, SD, dan SMP. Untuk PAUD Rp 180 ribu per bulan, SD Rp 500 ribu per bulan tergantung cluster dan SMP Rp 750 ribu per bulan.

“Jadi bukan persoalan jam mengajar di PAUD relatif lebih sedikit dibanding di SD dan SMP yang sampai siang. Tapi juga memang jumlah penerima insietif dari guru PAUD itu jumlahnya penerima nya lebih banyak yaitu 1.600, kalau untuk SD hanya 700 untuk SMP sekitar 350an hampir 400,” tandas Harjono. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *