Warga Melong Minta Ajay Datangi Lokasi Banjir

CIMAHI – Warga Kelurahan Melong kecamatan Cimahi Selatan minta Walikota Cimahi Ajay M Priatna datang ke lokasi banjir.

Keinginan warga tersebut karena, mereka sudah gerah dengan kondisi daerahnya yang selalu dilanda banjir tiap turun hujan. Warga ingin kepala daerah yang baru empat bulan menjabat itu, turun langsung ketika banjir agar bisa merasakan hal yang sama.

Hujan deras yang melanda Kota Cimahi, Minggu (25/2) malam, menyebabkan wilayah Melong Blok Sukahaji dan Sukamulya Rt 01, 02, 03, 04 RW 02, kembali kebanjiran dan menyisakan tumpukan sampah dan lumpur.

Warga setempat, Ukar (65) mengatakan, intensitas hujan mengguyur Kota Cimahi cukup tinggi. Selain itu hujan pun turun cukup lama, dari pukul 18.30 wib hingga pukul 22.00 wib.

“Di sini mah hujan deras atau kecil pasti banjir. Cape kalau udah musim hujan. Harus beres-beres rumah dan jalan tiap pagi,” ujarnya, Senin

Luapan air di wilayah RT 01/02 Kelurahan Melong itu ketinggiannya mencapai 1 meter. Meskipun hanya sekitar 4 jam saja, namun banjir tersebut selalu menyisakan sampah dan lumpur yang masuk ke rumah warga.

“Saya harap Pemerintah tidak hanya janji saja melong bebas banjir. Tapi harus ada progresnya,” ungkapnya.

Warga lainnya, Mamat (73), mengaku ingin Walikota maupun Wakil Walikota Cimahi bisa mengunjungi daerahnya sebab, sebagai warga ia merasa memiliki hak yang sama untuk diperhatikan oleh pemimpinnya.

“Sudah beberapa kali kebanjiran, walikota belum pernah datang. Minimal mengunjungi warga untuk sekadar bertanya kondisinya seperti apa, apa yang dibutuhkan. Itu yang kami inginkan,” ungkap Mamat.

Menurut pria yang sejak kecil sudah tinggal di Kampung Babakan itu, masalah banjir di wilayahnya tidak pernah rampung, apalagi setelah banyaknya pembangunan di Kota Cimahi.

“Dulu mah nggak banjir, pas banyak banagunan aja banjirnya. Mau pindah, pindah kemana. Biayanya juga kalau pindah mah harus gede atuh,” ucapnya.

Wakil Walikota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan, pengentasan banjir di Cimahi terutama di wilayah Kelurahan Melong, sudah menjadi prioritas pemerintah daerah. Bahkan, saat ini pihaknya akan membebaskan lahan di Cigugur untuk membuat sodetan sebagai aliran air ke hilir.

“Tentu apa yang berkaitan dengan kepentingan bersama akan diupayakan,” ujarnya.

Selain menambah sodetan, lanjut Natiyana, drainase atau saluran air juga akan diperbaiki. Pihaknya akan segera memetakan titik mana saja yang drainasenya terhambat. Jika drainasenya terlalu kecil maka akan diperlebar.

“Dalam hal ini kami harap ada andil dari masyarakat untuk sama-sama menjaga aliran sungai dan drainase agar tidak menyebabkan banjir,” pungkasnya. (mon)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *