Warga Protes Jalan Butut, Kades Mekarjaya Dibuli

 

foto istimewa
PROTES: Inilah bentuk protes warga Mekarjaya akibat jalan Perempatan Cihamirung-Pasar Maroko Cihampelas yang rusak parah.

CIHAMPELAS- Kepala Desa Mekarjaya Kecamatan Cihampelas, KBB harus dibuli oleh warganya. Garanya adalah jalan ruksa yang tak kunjung diperbaiki.

Buntut kekesalan warga itu, selain menanami pohon pisang sebagai simbol protes, warga juga menempeli gerbang desa dengan tulisan di kertas karton bernada protes “Jalan teh rek kieu wae” tulis dalam kertas karton itu.

“Saya prihatin dengan kondisi jalan tersebut. Selayaknya bupati segera mengambil tindakan jangan takut dengan KPK kalau memang benar. Segara tandatangani sejumlah proyek infrastruktur,” kata Sandi, 38, salah seorang tokoh pemuda setempat, Selasa (29/5/2018).

Jalan rusak itu, antara perapatan Cihamirung sampai dengan Pasar Maroko. “Jalan memang dibirakan rusak karena statusnya tidak jelas, apakah masuk jalan desa atau kabupaten. Ini yang menjadi polemik sehingga harus di pingpong,” kata Budi Juliansyah yang juga tokoh pemuda setempat.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD KBB yang membidangi infrastruktur, Teddy Heryadi memastikan, statusnya jalan itu kini menjadi jalan kabupaten yang otomatis menjadi tanggung jawab Pemkab Bandung Barat. “Kami mohon maaf kepada masyarakat atas keterlambatan beliau (Bupati KBB, red) menampung aspirasi masyarakat. Sehingga lebaran ini kemungkinan belum bisa diperbaiki,” tuturnya.

Kendati begitu, Teddy bersama rekan bisnisnya dan juga tokoh masyarakat setempat siap memperbaiki jalan rusak itu secara swadaya.

“Saya meminta bantuan juga kepada masyarakat atau pengusaha lokal agar bisa berinisiatif sebelum ada anggaran turun untuk menyumbang batu menambal jalan yang berlobang supaya jalan tidak terlalu parah rusaknya,” kata Teddy. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *