PARIPURNA: Bupati Bandung Barat Abubakar bersama Ketua DPRD KBB Aa Umbara Sutisna dan para wakil ketua usai menandatangani hasil pembahasan badan anggaran di rapat paripurna yang digelar di Grand Hotel Lembang, Rabu (22/11/2017).

LEMBANG-Tidaknya hanya DPRD KBB yang mengaku tersinggung dengan sikap Direksi BUMD PT Perdana Multiguna Sarana Bandung Barat (PMgS) Bandung Barat yang tidak mengindahkan undangan rapat dari DPRD, Bupati KBB, Abubakar nampaknya juga tersinggung.

Makanya orang nomor satu di KBB ini memerintahkan anak buahnya untuk melakukan investigasi kepada PT PMgS yang dipimpin Eddy Muklas. “Saya pikir harus dihargai (DPRD, red). Makanya saya akan menugaskan inspektorat untuk melakukan investigasi,” kata Abubakar, Kamis (23/7/2017).

Tentunya, sambung Abubakar, PT PMgS harus melakukan komunikasi dan koordinasi baik dengan Pemkab Bandung Barat maupun DPRD. “Kita melahirkan BUMD ingin manfaatnya bisa dirasakan. Makanya komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah termasuk dewan sangat penting,” tuturnya.

Abubakar menyebutkan, PT PMgS wajib mempertanggung jawabkan penggunaan APBD melalui penyertaan modal sebesar Rp 35 miliar. “Mereka (BUMD PT PMgS, red) membawa amanah menggunakan APBD yang mesti dipertanggung jawabkan, saya kira mengapresiasi dengan apa yang dilakukan dewan,” terangnya. (wie)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *